Beranda > Dunia oh dunia, Nasionalism > memaknai 100thn kebangkitan nasional

memaknai 100thn kebangkitan nasional

Bismillah…

kemarin tanggal 20/05/2008 adalah hari untuk memperingati Kebangkitan Nasional yg ke 100thn,dan sebagai warga negara Indonesia yg baik tentunya saya ingin pula merayakannya. Tp dengan segala keterbatasan yg saya miliki,saya tidak tau apa yg harus dilakukan,saya benar2 kehabisan akal untuk memaknai dan merayakan hari Kebangkitan Nasional ini. Tiba2 secara ajaib “cling…” lampu hemat energi yg terang dan tahan lama menyala di atas kepala saya “ahh… saya punya ide!”,buru2 saya berlari ke dalam rumah untuk memgambil sebuah gitar tua peninggalan sahabat lama saya,lalu sayapun mulai melantunkan lagu Indonesia Raya diiringi gitar untuk memulai perayaan yg tentunya dengan cara saya sendiri.
karena pada saat itu jam sudah menunjukkan pukul 12 malam,takut kalo para tetangga terganggu,sayapun menyanyikannya dengan nada terburu buru sebelum mereka (tetangga) meneriaki dan menyiramkan air ke saya,yach…. itung2 mengingatkan mereka kalo hari ini “20/05/2008” adalah hari Kebangkitan Nasional karena gak satupun bendera merah putih berkibar lantang di halaman depan rumah mereka.
Adapun kalimat yg saya ucapkan untuk memaknai Kebangkitan Nasional,yaitu :
BANGKIT dari keterpurukan.
BANGKIT dari penjajahan.
BANGKIT dari kebodohan.
BANGKIT dari kemiskinan (termasuk kemiskinan hati).
dan BANGKIT untuk kemajuan.
Semoga kalimat2 ini tak hanya sekedar untuk diucapkan,dan menjadi tuntunan untuk menggapai masa depan yg gemilang (amiiiin….).

  1. Dody
    Mei 21, 2008 pukul 10:19 pm

    Semangat untuk maju…..

  2. Zack
    Mei 21, 2008 pukul 10:27 pm

    BANGKIN dari tempat tidur (untuk menghadapi kehidupan yg nyata)
    BANGKIT dari t4 duduk (untuk bergerak mencari perubahan)
    BANGKIT dari kemalasan.

  3. Mei 21, 2008 pukul 10:49 pm

    @dody
    maju… dan pantang mundur…

    @zack
    trims tambahannya dan sekali lagi jangan hanya untuk diucapkan.

  4. Mei 22, 2008 pukul 12:26 pm

    bangkit dan lawan kebobrokan hati yang selama ini bersemayan! sehingga terjadi perubahan yang mengakar dalam tiap personal !
    hidupkan semangat D.I.Y kalian !!!

  5. mylongjourney
    Mei 26, 2008 pukul 6:43 pm

    bangkit dari tidurku. trus bangunm pagi..trus mikir…hari ini mau ngapain ya..semlem minum jamu..kepala pusing….nonton tipi..eh hari kebangkitan nasional…pindah channel..sama aja..agghhh..ngapain sih yang kayak gini disiarin…

    itulah potret diri kita di hari kebangkitan nasional…

    budi utomo lahir kapan tepatnya hayooo?? ada yang tahu gak??

    jawaban: long time ago….

  6. Marissa Angelica
    Mei 26, 2008 pukul 6:52 pm

    yaph, bangkit Indonesiaku:)

  7. Mei 26, 2008 pukul 8:04 pm

    @mylongjourney

    kira2 long time ago tanggal berapa:mrgreen:

  8. chip
    Mei 28, 2008 pukul 8:59 am

    gw mo nanya sama smuanya..knp BO dijadikan tonggak Harkitnas?…

    silahkan kita renungkan bersama bahwa BO itu:
    1. Pd awal berdirinya BO hanya merekrut dan mensejahterakan orang2 jawa dan madura saja(pasal 2 AD BO)
    2. Anggaran Dasar BO ditulis dalam bahasa Belanda,bukan Melayu.serta dalam rapat2 organisasi jg menggunakan bhs.Belanda
    3. Dalam masa perjuangan dulu tidak ada satupun anggota BO yang ditangkap oleh pemerintah kolonial,dikarenakan BO sangat kooperatif terhadap pemerintah kolonial..karena anggota2 BO mayoritas pegawai pemerintah yang di gaji oleh pemerintah kolonialis.
    4. Organisasi ini bubar sebelum proklamasi kemerdekaan, jadi BO tidak turut serta mengantarkan bangsa ini ke pintu gerbang kemerdekaan.
    5.Banyak dari angota BO sendiri yang mengundurkan diri dari keanggotaan (termasuk dr.Soetomo,CiptoMangunKusumo,dll) karena kecewa akan visi kenasionalisan BO yang berpaham chauvinist sempit (Jawa dan Madura saja)
    5. BO telah dikendalikan oleh orang2 feodalis priyai2 tengik antek kolonial.

    so…masihkah kita menganggap bahwa BO tonggak kebangkitan nasional?…I REALLY DON”T CARE!!!!

  9. Juni 21, 2008 pukul 8:03 pm

    jack casual fuckem shit

    100 tahun kebangkitan

    100 tahun penjajahan

  10. nugi bagas estianti
    Mei 23, 2009 pukul 12:28 pm

    bekem marjinal mank dmna ?

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: